https://mifx.com/live/r/sugiatni
(Salin tautan tersebut ke google gaes untuk registrasi pembuatan akun demo maupun akun real)
Info deposit selanjutnya langsung DM
https://mifx.com/live/r/sugiatni
(Salin tautan tersebut ke google gaes untuk registrasi pembuatan akun demo maupun akun real)
Info deposit selanjutnya langsung DM
Setelah beberapa kali saya mendengar kisah mualaf yang dahulunya beragama Hindu masuk Islam dikarenakan kisah Kalki Avatar dalam Kitab Weda, disaat itulah saya pribadi mulai penasaran akan eksistensinya. Beberapa hari yang lalu, saya juga pernah memposting di FB saya terkait link dari akun youtobe tentang cucu Pendeta Hindu tertinggi di Bali yang temukan Islam dari Kitab Weda.
Isi Weda tersebut bahwa disebutkan umat Hindu sebenarnya menunggu datangnya seorang “pembimbing dan pemimpin” yang disebut “Kalki Avatar".
Kalki Avatar diyakini akan menjadi panutan umat manusia. Berikut langsung saja kita kupas tentang Kalki Awatara atau biasa disebut Avatar dalam Kitab Weda yang nantinya akan diselaraskan dengan Kisah Nabi Muhammad SAW dalam kitab suci Al Qur'an.
1. Dalam Purana (salah satu kitab Hindu), disebutkan bahwa Kalki Avatar adalah utusan terakhir dari Tuhan yang akan membimbing seluruh umat manusia.
2. Menurut prediksi agama Hindu, kelahiran Kalki Avatar akan terjadi di Semenanjung.
3. Disebutkan, bahwa kalki Avatar lahir dari seorang ayah bernama VISHNUBHAGAT dan ibu bernama SUMAANI.
4. Dalam buku agama Hindu, disebutkan bahwa makanan pokok Kalki Avatar adalah kurma dan zaitun, dan ia akan menjadi orang yang paling jujur dan dipercaya di daerahnya.
5. Dalam Weda (Kitab suci agama Hindu) disebutkan bahwa Kalki Avatar terlahir dari keturunan terhormat.
6. Disebutkan bahwa Tuhan akan mengajarkan Kalki Avatar melalui utusannya dalam sebuah gua.
7. Tuhan akan menyediakan Kalki Avatar kuda yang sangat cepat untuk berkendara dan naik ke langit ke-tujuh.
8. Tuhan akan membantu Kalki Avatar dengan bantuan ghaib dalam peperangan.
9. kalki Avatar dilahirkan pada tanggal 12 dalam sebuah bulan.
10. Kalki Avatar adalah penunggang kuda dan pemain pedang yang mahir.
Merujuk pada kriteria-kriteria tersebut, penulis mencoba mengulasnya satu persatu tentang ciri-ciri “Kalki Avatar” yang bahkan Sang Penulis buku pun mengatakan bahwa kriteria-kriteria ini sangatlah mirip dengan apa-apa yang di baca tentang Muhammad sang Rasul terakhir.
Dimulai dari:
10. Kalki Avatar adalah penunggang kuda dan pemain pedang yang mahir.
- Menurut sejarah dan tarikh yang berasal dari riwayat-riwayat yang shahih, dikabarkan bahwa Muhammad adalah seorang yang sangat mahir menggunakan pedang dan menunggang kuda, bahkan Beliau (Muhammad) sendiri memerintahkan pada anak-anak muda laki-laki untuk mempelajari dua hal tersebut, ditambah dengan berlatih memanah dan berenang.
9. kalki Avatar dilahirkan pada tanggal 12 dalam sebuah bulan.
- Muhammad lahir pada tanggal 12 Rabiul-awwal.
8. Tuhan akan membantu Kalki Avatar dengan bantuan ghaib dalam peperangan.
- Lihat: Kitab suci Al-Qur'an (Kitab suci umat Islam) pada surat At-Taubah ayat 26 dan juga surat-surat lain yang membahas tentang perang Badar (nama sebuah peperangan dizaman Muhammad yang berasal dari nama medannya, yaitu tanah Badar), Allah (Tuhan) berfirman:
(26) Kemudian Allah menurunkan ketenangan kepada Rasul-Nya dan kepada orang-orang yang beriman, dan Allah menurunkan bala tentara yang kamu tiada melihatnya, dan Allah menimpakan bencana kepada orang-orang yang mengingkari, dan demikianlah pembalasan pada orang-orang yang mengingkari.
7. Tuhan akan menyediakan Kalki Avatar kuda yang sangat cepat untuk berkendara dan naik ke langit ke-tujuh.
- Lihat ayat-ayat di dalam kitab suci Al-Qur'an pada surat "Bani Israil" ayat 1, dan surat "An-Najm" ayat 13-15 (Surat-surat yang membahas tentang Isra' Mi'raj), dan ada pula beberapa hadist (Kitab suci kedua umat Islam) shahih yang membahasnya (Isra' Mi'raj).
6. Disebutkan bahwa Tuhan akan mengajarkan Kalki Avatar melalui utusannya dalam sebuah gua.
- Dalam banyak sejarah dan riwayat dari tarikh yang shahih, disebutkan bahwa Muhammad mendapatkan wahyu pertamanya di dalam sebuah gua dipinggiran kota Mekkah yang bernama gua Hira', Beliau dibimbing oleh Malaikat Jibril (Gabriel).
5. Dalam Weda (Kitab suci agama Hindu) disebutkan bahwa Kalki Avatar terlahir dari keturunan terhormat.
- Muhammad berasal dari keluarga Hasyim, sebuah keluarga terhormat dikalangan suku terhormat (Quraisy) bangsa Arab kala itu. Bahkan konon tampuk kepemimpinan tertinggi Kota Mekkah dimasa itu hanya boleh dibawa oleh seseorang terpilih dari Klan/Keluarga Hasyim saja.
4. Dalam buku agama Hindu, disebutkan bahwa makanan pokok Kalki Avatar adalah kurma dan zaitun, dan ia akan menjadi orang yang paling jujur dan dipercaya di daerahnya.
a. Makanan pokok orang Arab dimasa Beliau (Muhammad) adalah Kurma dan Zaitun.
b. Gelar Al-amin (arti: yang dipercaya) didapatkan nabi Muhammad Saw dari masyarakat Arab sebelum beliau diutus sebagai Rasul karena beliau terkenal dengan kejujurannya serta tak pernah berbohong seumur hidupnya.
3. Disebutkan, bahwa kalki Avatar lahir dari seorang ayah bernama VISHNUBHAGAT dan ibu bernama SUMAANI.
- Jika kedua nama itu diartikan dalam bahasa Indonesia, maka akan ditemukan hal yang sangat mengesankan, yakni:
a. VISHNU (artinya Tuhan) + BHAGAT (artinya Hamba) = Hamba Tuhan.
Yang dalam bahasa arab adalah "Abdullah" yang berarti Hamba Tuhan.
b. SUMAANI (berarti kedamaian).
Sedangkan dalam bahasa arab adalah "Aminah" yang berarti Kedamaian.
Artinya nama ibu Kalki Awatara dan nabi Muhammad itu artinya sama jika di terjemahkan dalam bahasa Indonesia.
2. Kelahiran Kalki Avatar akan terjadi di Semenanjung.
- Bahkan menurut keyakinan agama Hindu sendiri berdasarkan penafsiran para Brahma mereka, kawasan yang diramalkan ini adalah Arab.
1. Dalam Purana (salah satu kitab Hindu), disebutkan bahwa Kalki Avatar adalah utusan terakhir dari Tuhan yang akan membimbing seluruh umat manusia.
- Dalam keyakinan umat Islam yang di dasarkan pada dua kitab suci mereka (Al-Qur'an dan Hadist shahih), nabi Muhammad adalah Rasulullah/Utusan pembawa pesan Allah (Tuhan) yang terakhir.
Jadi kesimpulan penting yang dapat di ambil adalah, jika semua kriteria Kalki Awatara tersebut merujuk pada diri nabi Muhammad Saw, maka seharusnyalah umat Hindu tidak perlu menunggu beliau datang di dunia. Karena sang pemimpin besar ummat Hindu itu telah melaksanakan tugasnya di dunia pada 14 abad yang lalu.
Semoga bermanfaat
Salam kedamaian
Setahun yang lalu, aku pernah sempat bersungguh-sungguh menjadi perempuan yang baik, tertutup, bahkan pernah berniat menjadi perempuan solehah seperti ukhty-ukhty yang pernah kutemui.
Namun di tengah-tengah perjalananku, aku mengalami kekecewaan yang begitu mendalam. Banyak hinaan dan kata-kata yang menjatuhkan tertimpa pada hidupku. Bahkan byk org2 munafik yg aku temukan di sela hijrahku. Perjalanan saat-saat kecewa ini jika dituliskan di blog, mungkin akan sangat panjang untuk dibaca karena terlalu banyak kisahku selama setahun ini.
Dan untuk saat ini, aku memilih untuk membagikan sedikit dari kisah hidupku yang cukup dramatis setelah berkecimpung melakukan gerakan ini. Sering kali air mataku terjatuh tanpa bersuara. Terkadang, aku sedikit malu untuk menceritakan dampak ini semua. Tapi niatku, tulisan ini hanyalah untuk dijadikan bahan renungan dan sebagai bahan pelajaran bagi kita semua, terutama aku pribadi agar berhati-hati dalam melakukan apa pun itu.
Kali itu .. aku berusaha berfikir positif pada Tuhanku. "Mungkin inilah yang dinamakan dengan cobaan menuju hijrah." Fikirku sepontan. Aku pun terus melangkah, tidak peduli yang membenciku menyuarakan dokrin keagamaan ini banyak .. baik teman Organisasiku di HMI dan BEM, ataupun dikalangan keluargaku sendiri. Aku tidak peduli sama sekali. Sama sekali.
Aku berkali-kali mencoba untuk bangkit, terus menerus menyuarakan dan menyebarkan doktrin keagamaan yang aku yakini kesohehannya. Namun tetap dianggap RADIKAL oleh sebagian orang yang kutemui.
Tidak apa, ini baru permulaan.. hatiku meyakinkan. Hingga beberapa teman-teman di Organisasiku berhasil aku mendoktrin mereka di suatu forum LK2. Mereka adalah orang-orang elite, bahkan paska LK2, salah satu dari mereka menjabat sebagai ketua DPM di Universitas Mataram.
Aku berharap pergerakanku ini diridhoi oleh Tuhanku, aku mencoba membangunkan diri ditengah malam secara rutin, aku membuka ayat-ayat suci dengan membaca tafsirannya, menangis sempat kulakukan sambil mencium haru Al Qur'an, rasa syukurku kuucapkan, bahkan berpuasa sunnah tak lupa kuusahakan. Aku benar-benar yakin, pergerakan yang kulakukan ini sangat mulia. Kuserahkan raguku, hidupku bahkan matiku pada Tuhan. BERJIHAD, itulah yang terlintas dalam benakku untuk siap dalam perjuangan ini. Semua ibadah tambahan yang kulakukan ini tidak lain untuk menyelaraskan pergerakanku dengan ibadahku yang belum maksimal sebelumnya.
Aku pernah satu kali mengikuti kajian intensif pada malamnya, namun aku malah memberontak di sana. Kecewa, lagi-lagi aku kecewa terhadap oknum yang membedakan Organisasi yang satu dengan yang lainnya. Jujur, bertubi-tubi aku ditanya-tanya, hingga emosiku sempat meluap, dan mencoba membantah argumentasi pembimbingku, aku tak suka melihat orang-orang yang merasa paling benar diantara lainnya meskipun ia melakukan sesuatu kebenaran. "Ya Allah, aku benar-benar ingin berada digarda perjuangan ini memang, tapi gak mesti aku harus berkecimpung di dalam Organisasi ini kan? Tunjukilah jalan-Mu yang Engkau ridhoi ya Allah." Hatiku berkata sambil mengusap pelan air mataku meninggalkan posisi mereka.
Beberapa hari kemudian, Tuhan mempertemukanku dengan pembimbing laki-laki. Lagi-lagi aku kecewa terhadapnya. Seolah-olah Tuhan menjadikanku sebagai hamba yang dikirimkan untuk membongkar kemunafikkan di balik jubah-jubah agama selama ini.
Astagfirullah, kali ini aku benar-benar kecewa, karena ini bukan hanya manusia yang ia permainkan, melainkan Tuhan dan Rasul-Nya. Kalian pernah membaca novel "Tuhan Izinkan Aku Menjadi Pelacur!" itukah? Sosok sosok seperti itulah yang kutemui ditengah-tengah perjalananku.
Dan bahwasannya aku sendiri menyadari, ruang-ruang kemaksiatan itu semakin membuka kesempatan untukku. Kenapa? Kenapa banyak oknum-oknum yang menjadi seperti demikian setelah melakukan pergerakan ini? Barangkali aku adalah pelaku yang terkesan munafik. Jika Kiran melampiaskan diri menjadi Pelacur setelah kekecewaannya, justru aku melebihi maksiatnya kiran waktu itu. Aku justru menjadi syirik. Dukun-dukun aku datangin. Untuk mengeluarkan jin-jin yang dikirimkan laki laki Hindu yang menjadi kekasih pertamaku kali itu.
Sejak SMP SMA aku tak pernah mau berpacaran sebenarnya, puluhan laki laki di sekolah dan di kampungku aku tolak, demi prinsif hidup yang kuat saat itu jua. Tapi kali ini, aku rapuh, aku berhasil di taklukkan dengan ilmu pelet peletnya melalui makanan yang ia sendiri masakkan di rumahnya.
Tuhan, aku mencoba kembali mengingat Tuhanku setelah beberapa hari kejadian itu. Apa yang sebenarnya telah kulakukan? Sifat-sifat ramahku menjadi sedikit hilang. 60% keadaanku berubah menjadi tidak stabil. Emosiku berkali-kali meletup tanpa sebab yang jelas. Belum lagi soal raga dan batinku yang merasa tersiksa. Apakah ini, dampak serangan jin jahat yang menguasai tubuhku? Berkali-kali aku mendatangi sesuatu yang membuat imanku memudar. Rasanya dihipnotis, padahal .. aku pada dasarnya tahu bahwa yang kulakukan ini bertentangan dengan ajaran agamaku.
Tetapi aku semakin menghamba pada selain Tuhanku, aku malah memberikan tumbal ayam jantan kepada jin, menyiapkan sesajen, rokok hitam, beras kuning dan lain-lain di dalam rumahku untuk dipersembahkan kepada jin-jin yang ada ditubuhku, bahkan aku sempat meyakini benda-benda hitam lainnya yang dapat menolongku. Kakakku marah besar setelah mengetahui perbuatanku yang aneh-aneh akhir itu, ia menyuruhku untuk mandi taubat, solat taubat, ia menyuruhku dengan tegas untuk menghentikan perbuatanku yang bergantung pada benda yang seolah-olah menjadi Tuhanku saat itu. Sambil menangis. aku memohon ampunan pada Tuhanku dengan mengulang-ngulang kalimat syahadat.
Jika pergerakan ini tidak Engkau ridhoi, ya Tuhanku. Buatlah aku seperti semula yang tidak terobsesi dengan gerakan-gerakan semacam ini? Aku pun menemukan hadis Rasulullah SAW. Ternyata ummat-ummat semacam ini telah di sabdakan akan bermunculan di akhir zaman. Awalnya aku tak percaya hadis ini, tapi ternyata .. Allah sendiri yang membuat aku melihat dengan sendirinya, bahkan akulah barangkali ummat yang digolongkan munafik itu. Kita seolah-olah menganggap perbuatan kita ini benar, tapi belum tentu benar di mata Tuhan karena terlalu melihat segala sesuatu dari sudut pandang yang salah akan perannya pemerintahan kita sendiri.
Bagiku, ini adalah suatu permasahan besar dari zaman Kiran hingga zamanku saat ini. Cobaan yang kulalui menjadikanku bukan malah semakin membaik tapi malah semakin memburuk kurasakan. Bukan hanya permasahan di oknum-oknum tersebut yang kurasakan. Namun di kalangan keluargaku berefek samping karena mereka tak suka dengan pergerakanku yang teramat radikal. Masalahku dikeluarga bukan semakin membaik, tapi justru sebaliknya.
Kata orang, ketika cobaan datang menghampiri, tidak ada gunanya marah-marah, tidak ada gunanya berkeluh kesah, tapi cara yang paling ampuh adalah berdoa. Berdoa? Itu yang kulakukan demikian. Apa benar, doa itu mengalahkan segalanya? Aku kali ini ingin agar doa itu menjadi cara untuk membuka anugrah Tuhan dalam hidupku, dalam kuliahku, dalam pekerjaanku, dalam keluargaku, dalam usaha dan dalam setiap hal di hidupku. Karena dengan kecewa dan berdoa, aku dapat menangis dan mengadu kepada Tuhan.
Iya .. kata orang doa memang bisa menyembuhkan, doa memang bisa membawa keajaiban.. tapi apa yang terjadi jika doa kita tidak kunjung ada jawabannya?
Salahkah diriku?
Kalau mungkin semua itu membuat aku bertanya-tanya
Kenapa Tuhan kok gak menjawab doaku?
Kenapa Tuhan kok tega?
Kenapa Tuhan kok gak membantuku?
Dimanakah dia? Saat aku sangat membutuhkannya
Salahkah aku, kalau iman yang selama ini tegar bagai batu karang mulai terkikis .. karena keraguan
Dan kini, imanku sudah berhasil tergoyahkan
Jika di masa hidupku imanku pernah merasa goyah. Dan kepercayaanku sedikit pudar, itu adalah sesuatu yang wajar kah? wajar jika aku melakukan dosa, wajar jika aku melakukan sesuatu yang membuat hidupku semakin dekat dengan kehancuran. Karena aku manusia, aku ingin merasakan hinaan dalam hijrahku, dan aku ingin tau rasanya dihakimi jika berbuat kesalahan, berbuat dosa yang pernah kulakukan. Sekali-kali, melanggar perintah Tuhan itu apakah salah?
Salah diri sendiri pasti sudah ketentuanya, berbuat kebaikan saja terkadang aku bisa disalahkan oleh orang lain, bagaimana jika aku pernah melakukan kesalahan yang benar-benar pernah kulakukan? Dunia, dunia, sekarang aku sudah mengerti rasanya menjadi sosok iblis yang dihinakan sebagian ummat manusia.
Dari kejadian itu, seolah-olah aku ingin merangkul semua iblis, syaitan ataupun makhluk gaib lainnya bernama jin. Aku rela tersiksa untuk belajar mencintai dan belajar berdampingan dengan mereka meskipun aku bukan dari golongan mereka untuk sementara waktu.
Iya, aku hanyalah manusia biasa yang tak pernah luput dari kesalahan, penuh dosa, penuh kemaksiatan. Dan dunia tempatku berada ini dihuni oleh ketidaksempurnaan yang membuatku kecewa dan mengecilkan imanku.
Maka dari itu, Tuhan pun berkata
"Asalkan kamu memiliki iman sekecil biji sawi saja, itupun sudah cukup untuk bisa menghasilkan kuasa yang luar biasa."
Tapi iman yang kecil itu, apakah aku bisa besarkan kembali?
Aku memilih untuk menjalani hari demi hari di hidupku dengan iman, meskipun dicampur dengan perasaan bersalah. Dan tidak peduli sesulit apapun hidup ini saat ini, aku berharap itu tidak menghentikan langkahku untuk tetap berbuat sesuatu dan bahkan menjadi sumber berkat bagi sesama kedepannya.
Aku ingin selalu hidup dengan iman, tapi kapan hidup dengan perasaan bersalah ini menghilang?
Kisah ini menceritakan memoar luka seorang Muslimah yg awalnya bersungguh-sungguh ikut terlibat dlm membangun Negara yg berkonstitusi dari Tuhan.
Namun ditengah2 perjalanannya, ia kecewa dg beberapa oknum. "Win, km serius ingin menegakkan syariat2 Tuhan skrg? Hati2 km Win, takutnya nantik km bakalan spt Kiran dlm novel yg melampiaskan diri menjadi pelacur ketika mengalami kekecewaan."
Kata beberapa tmn2 Organisasiku di HMI, tmn2ku di kelas, yg kerap sekali mengingatkanku akan bahayanya gerakan tersebut. "Hahahaha." Aku pun kadang tertawa kadang tersenyum lucu menanggapi perkataan mereka yg mengingatkanku bbpra kali. "Gila kamu Win lama2 .. kemarin km nyanyi2 di gereja sama temen2mu yg tdk seiman dgmu. Ehh skrg, tiba2 km berubah ingin menegakkan syariat Tuhan di dunia ini. Mimpi km Win?" Celotehan tmn2ku sambil ketawain diriku yg dg memantapkan diri, meyakinkan mereka, bahwa inilah aku. Aku yg dulu bukankah yg skrg huff.
Iya, aku adalah Winda Sugiatni. Org bilang, aku tipe cewe ramah kadang cuek tapi plin plan di Lombok Tengah, dilihat dari sekolah saja sering sekali pindah2 kali ya makanya aku di kira begitu hmm, pergaulan juga spt bunglon. Bgtulah aku. Semua serba plin plan. Katanya.
"Tapi ini adalah jalan dakwah. Aku gk mau main2 dg agama. Ini urusannya bkn dg manusia. Ini dg Tuhan langsung dan Kekasih-Nya Muhammad." Hatiku meyakinkan.
Satu kali aku kecewa, tetap tegar, dua kali tetap mengusap air mata. Tiga kali, menangis di tempat umum pun pernah kulakukan krna dicaci dan dimaki tapi aku msh bertahan demi sebuah keyakinan.
Aku semakin penasaran dg novel trsb. Bahkan aku direkomendasikan oleh katingku utk membaca novel trsb. Katanya kisah itu adalah kisah nyata. Bgmna mungkin? Aku bertubi2 bertanya kpdnya melalui WA. Ia menjelaskan bhwa novel itu juga ia dptkn dari seniornya. "Jd bgini Wind, seniorku ini ia dosen, ia prnh ke luar pulau Lombok dan bertemu dg penulis novel trsb. Muhidin M Dahlan, katanya novel yg ia tuliskan trsb sbnrnya kisah nyata win. Dan sosok Kiran ini msh hidup skrg katanya dlm seminar trsb." Kira2 bgtulah penjelasan kating laki2 yg satu prodi dgku. Ia juga prnh kecewa dg bbrpa oknum di Organisasi. Shg ia memutuskan diri utk tdk berorganisasi keagaamaan. Berdamai dg diri sendiri lbh baik menurut perspektifnya.
Aku semakin penasaran dg novel yg blm sempat terfikirkan bhwa kisah novel trsb adlh kisah nyata yg dikisahkan. Aku pun akhirnya membacanya secara keseluruhan dlm waktu 2 hari langsung tuntas. Degg, ternyata hampir apa yg dilalui sosok Kiran dlm novel trsb juga pernah aku rasakan. Kekecewaan yg bgtu mendalam.. bahkan lbh dlm dari lukanya Kiran yg kurasakan.
Tuhan menguji kesungguhan kita dg hal yg sama dan berbeda Kiran. Ternyata begini rasanya di posisimu. Aku gk akan tercengang ketika km memutuskan menjadi pelacur. Km gk salah Kiran . . km gk salah. Hatiku kdg menangis membayangkan sosok Kiran yg mengorbankan sglanya. Hingga imannya semakin mengikis perlahan2.
Kiran, km udah bersungguh-sungguh mengabdikan diri pd Tuhan .. kita sama Kiran. Km pernah kecewa bbrpa kali dg okmun2 yg terlihat alim di dpn publik namun munafik? Iya, kita sm Kiran. Aku juga prnh. Prnh sgt kecewa dan gk menyangka. Jk aku ksh tau yg lain mungkin mustahil yg mrka katakan.
"Munafik!!" Kata2 kejamku terlontar pd oknum yg bergerak menyuarakan tegaknya hukum2 Tuhan." Aku tak mau mendengarkan penjelasanya lagi. Bertubi-tubi ia membujukku tapi aku abaikan. Hingga ia tak bisa tidur, hatinya terasa teriris silet mendengarkan kata2 tajamku yg tumben keluar ke arah org lain. Sambil menangis,, mengingat perjuangan Rasulullah SAW. "Ini bkn manusia yg km dan kalian permainkan, tapi Tuhan." Kataku berlinangan air mata.
Bahkan .. sakitnya km Kiran. Melebihi sakitku yg trs2an bermasalah dg manusia .. aku blm siap menceritakan kisahku yg sama kejamnya dg kisahmu Kiran .. kurasa ini blm waktunya. Tuhan pun memberikanku karma setelah masalah trsb kulalui.
Akhirnya .. aku terkesan menjadi perempuan yg munafik di balik jubahku yg menutupi sgla tubuhku .. Kejadian itu pun terjadi setelah aku heran terhadap oknum yg pernah kueksekusi.
Semakin hari semakin menjadi-jadi nasifku, terasa tubuhku malas beribadah, semakin mudah jin masuk ke tubuhku. Semakin ku mencintai IBLIS. Kulepas jilbabku di tempat umum, aku kembali mewarnai rambut hitamku, di dpn publik pun aku berpakaian seksi kembali. Dan tidak lagi memakai pakaian-pakaian berjubah besar itu .. aku sumbangkan pakaian2 bergamis itu ke korban gempa bumi. Aku berhenti memakai pakaian berjubah besar itu, dan itu aku lakukan karena semata2 aku tak ingin terkesan pakaianku saja yang suci namun tidak dg kelakuan yg menafik.
Duhh spt orang gila rasanya. Sgt gila. dan sgt plin plan .. "Ini jin yg merasuki tubuhku bukan? Bukan aku kan ini?". Plakk!! Kuhempaskan tubuhku di atas kasur dan membayangkan diriku yg spt ini jadinya.
Kiran .. beginikah rasanya ktka niat baikmu tak dihargai oleh manusia lainnya? Km mengajariku utk mencintai IBLIS, ternyta bgni rasanya. Sekali2 .. berteman dan menyanyangi iblis aku lakukan agar aku juga tahu pahit manisnya kehidupan hitam dan putih dunia fana.
Hidup terasa membosankan kalau lurus2 saja bukan? Dan kau tlh merasakannya sebelumnya? Setiap air mata yg kau keluarkan hanya dirimu dan Tuhan yg tau btpa pedihnya. Betapa hancurnya dirimu brda di posisi yg serba salah. Sakitt rasanya. Sakit. Tapi Kiran .. kau tdk terluka sendirian syg.
Aku gk menyalahkan keadaan. Aku gk menyalahkan pergerakan apapun. Aku gk menyalahkan Tuhan. Dan aku skrg gk berani menyalahkan oknum. Aku takut karmanya menimpaku lg. Dan inilah takdirku. Yang hrs kupikul pelan risikonya.
Rasanya hidup ini spt bermain drama, gk semua mulus kita lalui .. ketika kita bersungguh2 menjadi pribadi yang lebih dekat dg Tuhan, iblis pun berbagai macam cara untuk mencobai keimanan kita. Utk kalian, jgn lupa baca novel ini ya.. "Novel Tuhan, izinkan Aku Menjadi Pelacur! Karya Muhidin M. Dahlan.
Jgn ikuti sisi galapku yg dpt menjerumuskan kalian ke lubang penyesalan. Tapi coba ambil hikmahnya.
https://mifx.com/live/r/sugiatni (Salin tautan tersebut ke google gaes untuk registrasi pembuatan akun demo maupun akun real) Info dep...